PERPUSTAKAAN Prof. Dr. Nurcholish Madjid

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Kamus Tematik Keseharian dalam Berorganisasi di Pondok Pesantren Modern (Indonesia-Arab)

No image available for this title
Penelitian ini memfokuskan pada kajian leksikologi leksikografi dan morfologi yang terdapat pada kamus Temaik “Keseharian dalam berorganisasi” di pondok pesantren modern (Indonesia-Arab). kamus ini ditargetkan kepada santri yang sedang belajar dalam berorganisasi baik dalam segi penulisan maupun lisan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data primer yang di ambil oleh peneliti dalam melakukan proses penelitian berupa kosakata yang terdapat pada kamus ma’hadi kamus saku Indonesia-Arab karangan Heri Gusnadi As. Sedangkan data sekunder di ambil dari kamus Al-Munawwir, kamus Hans Wehr, serta teks-teks online maupun offline yang berkaitan tentang keseharian dalam berorganisasi di pondok pesantren. diawali dengan mengumpulkan dan menentukan kosakata yang sesuai pada tema, kemudian peneliti menterjemahkan kosakata dengan tepat kedalam bahasa Arab sehingga mendapatkan hasil yang terbaik. Setelah melakukan penterjemahan peneliti menganalisis data dan dibandingkan ke beberapa kamus baik bahasa Inggris maupun bahasa Arab. selanjutnya peneliti melakukan google research pada gambar untuk memastikan keabsahan terjemahan tersebut.
Ketersediaan
ST20015ST20015Perpustakaan FAHTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

ST20015

Penerbit

Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah : Jakarta.,

Deskripsi Fisik

viii, 89 hlm.: ilus.; 25 cm

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

SKR STT

Informasi Detil
Tipe Isi

text

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas

Share :


Link Repository

Pustaka Digital Internasional

Berikut link E-Jurnal, E-Book , dan E-Lib Internasional. Silahkan klik tab disamping, klik logo nya untuk menuju website Pustaka Digital Internasional

Punya kritik , saran , pesan harapan ?