In`ikās al-muqōwamah limujtama`i miṣra fī riwāyah wāḥah al-gurūb libahā‘i ṭōhir (dirāsah sūsiyūlūjiyā al-adab)
Ahmad Adhi Wicaksono - Personal Name
Rizqi Handayani - Personal Name
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk resistensi yang dilakukan oleh
masyarakat mesir terhadap pemerintahan, serta untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya
resistensi tersebut sebagaimana digambarkan dalam novel Wahat al-Ghurub. Penelitian ini
menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan teori resistensi James C. Scott, yang
membedakan antara resistensi terbuka dan resistensi tertutup. Menurut Scott resistensi terbuka
cenderung dilakukan dengan memakai kekerasan seperti, pemberontakkan, demonstrasi serta
pembunuhan. Sementara resistensi tertutup dilakukan dengan cara yang lebih hati-hati seperti,
bergosip, menghindarkan diri dan lain lain. Data diperoleh dari teks novel dan dianalisis melalui
metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi terbuka
diwujudkan melalui pemberontakan, pembunuhan pejabat pemerintah, dan penolakan
pembayaran pajak. Sementara itu, resistensi tertutup dilakukan melalui penghindaran interaksi,
penyebaran gosip, penolakan secara agama serta penolakan secara budaya terhadap pihak asing.
Penyebab resistensi ini meliputi ketidakadilan pajak yang diberlakukan oleh pemerintah dan
perbedaan nilai budaya antara masyarakat mesir yang tradisional dengan pemerintah kolonial.
Penelitian ini menunjukkan bahwa novel Wahat al-Ghurub tidak hanya merupakan karya sastra,
tetapi juga mencerminkan dinamika sosial-politik pada masa kolonial Mesir, serta mengkritik
kekuasaan otoriter pada masa itu. Terdapat unsur metafora dalam gaya Bahasa yang dilakukan
baha taher untuk menulis novel wahah al-gurub. contoh metafora terdapat dalam kalimat badai
itu menggerakkan pasir di depannya yang menembus wajah kami yang tertutup seperti anak
panah. Penggunaan elemen-elemen ini memberikan kedalaman pada cerita dan meningkatkan
keterlibatan emosional pembaca. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi
pengembangan studi sosiologi sastra, serta menjadi referensi bagi kajian selanjutnya yang
membahas resistensi dalam karya sastra.
masyarakat mesir terhadap pemerintahan, serta untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya
resistensi tersebut sebagaimana digambarkan dalam novel Wahat al-Ghurub. Penelitian ini
menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan teori resistensi James C. Scott, yang
membedakan antara resistensi terbuka dan resistensi tertutup. Menurut Scott resistensi terbuka
cenderung dilakukan dengan memakai kekerasan seperti, pemberontakkan, demonstrasi serta
pembunuhan. Sementara resistensi tertutup dilakukan dengan cara yang lebih hati-hati seperti,
bergosip, menghindarkan diri dan lain lain. Data diperoleh dari teks novel dan dianalisis melalui
metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi terbuka
diwujudkan melalui pemberontakan, pembunuhan pejabat pemerintah, dan penolakan
pembayaran pajak. Sementara itu, resistensi tertutup dilakukan melalui penghindaran interaksi,
penyebaran gosip, penolakan secara agama serta penolakan secara budaya terhadap pihak asing.
Penyebab resistensi ini meliputi ketidakadilan pajak yang diberlakukan oleh pemerintah dan
perbedaan nilai budaya antara masyarakat mesir yang tradisional dengan pemerintah kolonial.
Penelitian ini menunjukkan bahwa novel Wahat al-Ghurub tidak hanya merupakan karya sastra,
tetapi juga mencerminkan dinamika sosial-politik pada masa kolonial Mesir, serta mengkritik
kekuasaan otoriter pada masa itu. Terdapat unsur metafora dalam gaya Bahasa yang dilakukan
baha taher untuk menulis novel wahah al-gurub. contoh metafora terdapat dalam kalimat badai
itu menggerakkan pasir di depannya yang menembus wajah kami yang tertutup seperti anak
panah. Penggunaan elemen-elemen ini memberikan kedalaman pada cerita dan meningkatkan
keterlibatan emosional pembaca. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi
pengembangan studi sosiologi sastra, serta menjadi referensi bagi kajian selanjutnya yang
membahas resistensi dalam karya sastra.
Ketersediaan
| SA24081 | SKR BSA 24081 | Perpustakaan FAH (SKRIPSI BSA) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR BSA 24081
Penerbit
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah : Jakarta., 2024
Deskripsi Fisik
xii, 55 hlm. ; illus. ; 25 cm.
Bahasa
Arab
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKR BSA
Informasi Detil
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ahmad Adhi Wicaksono
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas










