Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek ilmu bayan di
dalam syair "yadumu rojulan" yang dikarang oleh Mahmud Sami aL-barudi, ia
merupakan seorang penyair Mesir yang terkenal mempelopor kelompok
pergerakan dan kebangkitan syair pada masa modern. Penelitian ini berusaha
mengungkap keindahan makna dan gaya bahasa yang terkandung dalam syair
tersebut melalui ilmu bayan yaitu tasybih, majaz, isti aroh, dan Kinayah dengan
menggunakan metode deskriptif berdasarkan fakta yang dipelajari, penelitian ini
merupakan studi balagah. Hasil dari penelitian in yaitu banyak aspek-aspek ilmu
bayan yang ditemukan hampir diseluruh bait syair, yaitu tasybih, istiaroh, kinayah
dan tidak ditemukan aspek-aspek yang lain. Ada pun tasybih merupakan unsur
yang paling banyak ditemukan di dalam syair in yaitu pada Sembilan bait syair,
dan isti aroh pada lima bait syair, dan kinayah pada tiga bait syair. Ada pun
macam-maccam tasybihnya diantaranya tasybih mursal, tasybih muakad, tasybih
mujmal, tasybih mufashal, tasybih tamtsil, dan tasybih ghair tamtsil. Sedangkan
agrodu tasybihnya di antaranya memperjelek musyabah, menjelaskan sifat atau
kondisi musyabah, dan menetapkan dan menguatkan kondisi musyabah.
Sedangkan macam-macam isti'aroh diataranya isti aroh tasrihiyah, isti aroh
mutlakoh, isti aroh asliyah, isti aroh makniyah, isti aroh taba"iyah, dan ist' 'aroh
murosahah. Sedangkan kinayah yang terkandung di daiamnya adalah Kinayah an-
nisbah.
dalam syair "yadumu rojulan" yang dikarang oleh Mahmud Sami aL-barudi, ia
merupakan seorang penyair Mesir yang terkenal mempelopor kelompok
pergerakan dan kebangkitan syair pada masa modern. Penelitian ini berusaha
mengungkap keindahan makna dan gaya bahasa yang terkandung dalam syair
tersebut melalui ilmu bayan yaitu tasybih, majaz, isti aroh, dan Kinayah dengan
menggunakan metode deskriptif berdasarkan fakta yang dipelajari, penelitian ini
merupakan studi balagah. Hasil dari penelitian in yaitu banyak aspek-aspek ilmu
bayan yang ditemukan hampir diseluruh bait syair, yaitu tasybih, istiaroh, kinayah
dan tidak ditemukan aspek-aspek yang lain. Ada pun tasybih merupakan unsur
yang paling banyak ditemukan di dalam syair in yaitu pada Sembilan bait syair,
dan isti aroh pada lima bait syair, dan kinayah pada tiga bait syair. Ada pun
macam-maccam tasybihnya diantaranya tasybih mursal, tasybih muakad, tasybih
mujmal, tasybih mufashal, tasybih tamtsil, dan tasybih ghair tamtsil. Sedangkan
agrodu tasybihnya di antaranya memperjelek musyabah, menjelaskan sifat atau
kondisi musyabah, dan menetapkan dan menguatkan kondisi musyabah.
Sedangkan macam-macam isti'aroh diataranya isti aroh tasrihiyah, isti aroh
mutlakoh, isti aroh asliyah, isti aroh makniyah, isti aroh taba"iyah, dan ist' 'aroh
murosahah. Sedangkan kinayah yang terkandung di daiamnya adalah Kinayah an-
nisbah.
Verfügbarkeit
| SA1900090 | SKR BSA 1900090 | Perpustakaan FAH (Skripsi BSA) | Verfügbar, aber nicht entleihbar - No Loan |
Detaillierte Informationen
Reihentitel
-
Signatur
SKR BSA 1900090
Verlag
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah : Jakarta., 2019
Umfang
82 hlm
Sprache
Arab
ISBN/ISSN
-
Klassifikation
SKR BSA
Detaillierte Informationen
Inhaltstyp
text
Medientyp
-
Datenträgertyp
-
Ausgabe
-
Schlagwörter
Anmerkung
-
Mitarbeiter
Nawawi
Keine anderen Ausgaben verfügbar










