Kontribusi Batalyon Infanteri 310/Kidang Kancana Dalam Operasi Rajawali 01-02 Di Irian Jaya Tahun 1989-1991
Diska Dini Lestari - Personal Name
Nurul azizah - Personal Name
Penelitian ini membahas mengenai Kontribusi Batalyon Infanteri
310/Kidang Kancana dalam Operasi Rajawali 01-02 di Irian Jaya tahun
1989-1991, menjawab mengenai bagaimana Kontribusi Batalyon
Infanteri 310/Kidang Kancana dalam Operasi Rajawali 01-02 di Irian
Jaya tahun 1989-1991, menggunakan pendekatan sosiologi Sartono
Kartodirdjo dan teori hubungan sipil-militer Samuel P. Huntington.
Huntington menjelaskan bahwa Teori hubungan sipil-
militer merupakan teori yang mengkaji bentuk kontrol sipil terhadap
militer atau sebaliknya. Dalam kaitannya dengan keamanan nasional,
tentara memainkan peran sentral, karena tugas utama tentara adalah
menjaga kedaulatan negara. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode historis yang terdiri dari beberapa tahapan penelitian
yaitu: Heuristik (pengumpulan data), Verifikasi (kritik sumber
sejarah), Interpretasi (penafsiran), dan Historiografi (penulisan). Hasil
Penelitian ini menemukan bahwa Batalyon Infanteri 310/Kidang
Kancana atau Yonif 310/KK telah berkontribusi dalam operasi
Teritorial yang berfokus pada Desa Binaan yang memiliki tugas di
berbagai bidang yakni bidang Ideologi (melakukan pembinaan
Ideologi Pancasila kepada masyarakat dalam bentuk penyelenggaraan
penataran P-4 dan menyelenggarakan bimbingan mental terutama hak
dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia serta nilai-nilai dasar
dan falsafah Pancasila), bidang ekonomi (menyelenggarakan bantuan
sosial dan pembinaan cara bercocok tanam serta beternak yang lebih
efektif), bidang sosial budaya (turut serta berpartisipasi dalam kegiatan
sosial, seperti gotong royong, membangun jalan dan lain-lain, dan
bidang Hankam (menjaga stabilitas keamanan dengan penjagaan
berkala pada titik-titik yang ditentukan dan melindungi masyarakat).
Disamping tugas pokok pada bidang-bidang di atas, Satgas Yonif
310/KK juga memiliki tugas lainnya seperti bidang pendidikan
(pengenalan budaya luar dan mengajar di SD ataupun di pos-pos) dan
bidang Keagamaan (perayaan Natal, Isra Mi’raj dan hari raya Idul Fitri
sekaligus sebagai pengamanan dalam kegiatan tersebut).
310/Kidang Kancana dalam Operasi Rajawali 01-02 di Irian Jaya tahun
1989-1991, menjawab mengenai bagaimana Kontribusi Batalyon
Infanteri 310/Kidang Kancana dalam Operasi Rajawali 01-02 di Irian
Jaya tahun 1989-1991, menggunakan pendekatan sosiologi Sartono
Kartodirdjo dan teori hubungan sipil-militer Samuel P. Huntington.
Huntington menjelaskan bahwa Teori hubungan sipil-
militer merupakan teori yang mengkaji bentuk kontrol sipil terhadap
militer atau sebaliknya. Dalam kaitannya dengan keamanan nasional,
tentara memainkan peran sentral, karena tugas utama tentara adalah
menjaga kedaulatan negara. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode historis yang terdiri dari beberapa tahapan penelitian
yaitu: Heuristik (pengumpulan data), Verifikasi (kritik sumber
sejarah), Interpretasi (penafsiran), dan Historiografi (penulisan). Hasil
Penelitian ini menemukan bahwa Batalyon Infanteri 310/Kidang
Kancana atau Yonif 310/KK telah berkontribusi dalam operasi
Teritorial yang berfokus pada Desa Binaan yang memiliki tugas di
berbagai bidang yakni bidang Ideologi (melakukan pembinaan
Ideologi Pancasila kepada masyarakat dalam bentuk penyelenggaraan
penataran P-4 dan menyelenggarakan bimbingan mental terutama hak
dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia serta nilai-nilai dasar
dan falsafah Pancasila), bidang ekonomi (menyelenggarakan bantuan
sosial dan pembinaan cara bercocok tanam serta beternak yang lebih
efektif), bidang sosial budaya (turut serta berpartisipasi dalam kegiatan
sosial, seperti gotong royong, membangun jalan dan lain-lain, dan
bidang Hankam (menjaga stabilitas keamanan dengan penjagaan
berkala pada titik-titik yang ditentukan dan melindungi masyarakat).
Disamping tugas pokok pada bidang-bidang di atas, Satgas Yonif
310/KK juga memiliki tugas lainnya seperti bidang pendidikan
(pengenalan budaya luar dan mengajar di SD ataupun di pos-pos) dan
bidang Keagamaan (perayaan Natal, Isra Mi’raj dan hari raya Idul Fitri
sekaligus sebagai pengamanan dalam kegiatan tersebut).
Ketersediaan
| SS24079 | SKR SPI 24079 | Perpustakaan FAH (Skripsi SPI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR SPI 24079
Penerbit
FAH UIN Jakarta : Jakarta., 2024
Deskripsi Fisik
ix + 97 hlm.; 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKR SPI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Diska Dini Lestari
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas










