Tendensi Media “al-Arabiya, Fox News, alJazeera” Terhadap Konflik Israel-Palestina di Rafah: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough
Jefri Zolia - Personal Name
cahya buana - Personal Name
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk kecenderungan media
dalam pemberitaan konflik Israel-Palestina. Penelitian ini menggunakan teori
analisis wacana kritis Norman Fairclough, yang terdiri dari tiga dimensi: analisis
teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif, pendekatan penelitian deskriptif dan studi pustaka. Hasil dari penelitian
ini menunjukkan bahwa ketiga media berita tersebut menunjukkan bentuk
kecenderungan yang berbeda. Dalam pemberitaan mengenai konflik IsraelPalestina, Al Arabiya cenderung bersikap netral terhadap konflik Israel dan
Palestina. Kenetralan Al-Arabiya tercermin dalam cara mereka menyajikan berita
dari berbagai perspektif, tanpa memihak secara eksplisit pada salah satu pihak yang
terlibat dalam konflik. Fox News, di sisi lain, bersikap negatif terhadap Palestina
dan terutama Hamas. Fox News menunjukkan keberpihakannya kepada tentara
Israel dan mengecam tindakan Hamas, dan melihat Hamas sebagai kelompok
teroris. Sedangkan Al-Jazeera menggambarkan Palestina (Hamas) dalam sudut
pandang positif dan melegitimasi perlawanan militer, sementara dari sudut pandang
Israel, Al Jazeera menggambarkan Israel sebagai ekstremis, agresif, dan mengecam
kebijakan-kebijakan Netanyahu, serta menolak normalisasi hubungan antara
negara-negara Arab dan Israel.
dalam pemberitaan konflik Israel-Palestina. Penelitian ini menggunakan teori
analisis wacana kritis Norman Fairclough, yang terdiri dari tiga dimensi: analisis
teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif, pendekatan penelitian deskriptif dan studi pustaka. Hasil dari penelitian
ini menunjukkan bahwa ketiga media berita tersebut menunjukkan bentuk
kecenderungan yang berbeda. Dalam pemberitaan mengenai konflik IsraelPalestina, Al Arabiya cenderung bersikap netral terhadap konflik Israel dan
Palestina. Kenetralan Al-Arabiya tercermin dalam cara mereka menyajikan berita
dari berbagai perspektif, tanpa memihak secara eksplisit pada salah satu pihak yang
terlibat dalam konflik. Fox News, di sisi lain, bersikap negatif terhadap Palestina
dan terutama Hamas. Fox News menunjukkan keberpihakannya kepada tentara
Israel dan mengecam tindakan Hamas, dan melihat Hamas sebagai kelompok
teroris. Sedangkan Al-Jazeera menggambarkan Palestina (Hamas) dalam sudut
pandang positif dan melegitimasi perlawanan militer, sementara dari sudut pandang
Israel, Al Jazeera menggambarkan Israel sebagai ekstremis, agresif, dan mengecam
kebijakan-kebijakan Netanyahu, serta menolak normalisasi hubungan antara
negara-negara Arab dan Israel.
Ketersediaan
| SA24037 | SKR BSA 24037 | Perpustakaan FAH (SKRIPSI BSA) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR BSA 24037
Penerbit
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah : Jakarta., 2024
Deskripsi Fisik
xii, 118 hlm.; ilus.: 25 cm
Bahasa
Arab
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKR BSA
Informasi Detil
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Jefri Zolia
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas










