Sejarah dan dinamika keberlangsungan museum bataviaasch genootschap sebagai destinasi wisata pada masa depresi ekonomi tahun 1930 – 1939
Siti Chalimah Syafitri - Personal Name
Penelitian ini membahas mengenai Museum Bataviaasch Genootschap (saat ini bernama Museum Nasional, sebelumnya Museum Gajah) pada masa the great economic depression (1930-1940). Penelitian ini menggunakan metode sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi) dengan pendekatan sosial ekonomi. Mendasarkan pada teori Business Continuity Management atau Manajemen Kelangsungan Bisnis, penelitian ini mengulas kondisi umum museum Bataviaasch Genootschap di Batavia, Hindia Belanda pada masa awal depresi ekonomi melanda. Penelitian ini menghasilkan temuan, di tengah situasi ekonomi yang memburuk akibat great depression, museum Bataviaasch Genootschap masih aktif mengadakan beberapa kegiatan seperti pelaksanaan ekspedisi, pelestarian manuskrip beserta karya sastra lainnya dan mengikuti pameran lingkup internasional. Museum juga masih berkontribusi dalam upaya pengembangan dunia kepariwisataan melalui kolaborasi dan sinergi dengan Vereeniging voor Toeristeenverkeer
Ketersediaan
| SS24055 | SKR SPI | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR SPI 24055
Penerbit
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah : Jakarta., 2024
Deskripsi Fisik
ix, 59 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKR SPI
Informasi Detil
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Siti Chalimah Syafitri
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas










