Peran ganefo dalam upaya membangun solidaritas antar negara berkembang (1963-1966)
Arya Alfatah Syah Robbani - Personal Name
Nurhasan - Personal Name
GANEFO atau Games of the New Emerging Forces merupakan sebuah
ajang yang dibentuk oleh Presiden Soekarno yang diselenggarakan pada
tahun 1963 di Indonesia. Ajang olahraga ini sebagai upaya dalam
menciptakan sebuah forum bagi negara-negara yang sedang berkembang.
Dilihat bagaimana terjadinya situasi Perang Dingin pasca terjadinya perang
dunia kedua, GANEFO berfungsi sebagai alat diplomasi yang membangun
solidaritas diantara negara-negara berkembang, dengan tujuan untuk
melawan dominasi dari kekuatan besar. Melalui ajang olahraga ini ,
GANEFO berusaha membangun hubungan internasional yang lebih erat
antara negara-negara yang memiliki kesamaan dalam perjuangan untuk
merdeka dan tekanan dari dominasi kekuatan besar. Melalui
penyelenggaraan ajang ini di Indonesia pada tahun 1963, GANEFO bisa
dijadikan sebagai alat diplomasi dan solidaritas bagi Indonesia dan negara-
negara berkembang .Ajang ini berhasil menjadi wadah bagi negara-negara
berkembang untuk menyuarakan kepentingan politik mereka dan
memperkuat identitas bersama dalam kekuatan politik internasional.
Keberhasilan ini menunjukkan bagaimana GANEFO mampu mengubah
sebuah acara olahraga menjadi sarana diplomasi yang ampuh bagi negara-
negara berkembang.
GANEFO bisa dijadikan contoh bagaimana penerapan teori solidaritas
sosial Emile Durkheim dalam skala internasional. Negara-negara peserta
GANEFO memiliki solidaritas yang kuat karena kesamaan nasib sebagai
negara berkembang dan pengalaman dijajah. Meski ada perbedaan namun
pada akhirnya mereka tetap bisa bekerjasama karena setiap negara saling
melengkapi untuk mencapai tujuan bersama dalam melawan dominasi negara
maju di bidang olahraga. Kuatnya solidaritas ini membuat penyelenggaraan
GANEFO bertahan menghadapi tekanan dari negara-negara besar dan
organisasi olahraga internasional. Hal ini membuktikan teori dari Emile
Durkheim bagaimana solidaritas bisa menjadi sebuah fondasi yang kuat
dalam membangun kerjasama internasional dan solidaritas, walaupun di
tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat itu.
ajang yang dibentuk oleh Presiden Soekarno yang diselenggarakan pada
tahun 1963 di Indonesia. Ajang olahraga ini sebagai upaya dalam
menciptakan sebuah forum bagi negara-negara yang sedang berkembang.
Dilihat bagaimana terjadinya situasi Perang Dingin pasca terjadinya perang
dunia kedua, GANEFO berfungsi sebagai alat diplomasi yang membangun
solidaritas diantara negara-negara berkembang, dengan tujuan untuk
melawan dominasi dari kekuatan besar. Melalui ajang olahraga ini ,
GANEFO berusaha membangun hubungan internasional yang lebih erat
antara negara-negara yang memiliki kesamaan dalam perjuangan untuk
merdeka dan tekanan dari dominasi kekuatan besar. Melalui
penyelenggaraan ajang ini di Indonesia pada tahun 1963, GANEFO bisa
dijadikan sebagai alat diplomasi dan solidaritas bagi Indonesia dan negara-
negara berkembang .Ajang ini berhasil menjadi wadah bagi negara-negara
berkembang untuk menyuarakan kepentingan politik mereka dan
memperkuat identitas bersama dalam kekuatan politik internasional.
Keberhasilan ini menunjukkan bagaimana GANEFO mampu mengubah
sebuah acara olahraga menjadi sarana diplomasi yang ampuh bagi negara-
negara berkembang.
GANEFO bisa dijadikan contoh bagaimana penerapan teori solidaritas
sosial Emile Durkheim dalam skala internasional. Negara-negara peserta
GANEFO memiliki solidaritas yang kuat karena kesamaan nasib sebagai
negara berkembang dan pengalaman dijajah. Meski ada perbedaan namun
pada akhirnya mereka tetap bisa bekerjasama karena setiap negara saling
melengkapi untuk mencapai tujuan bersama dalam melawan dominasi negara
maju di bidang olahraga. Kuatnya solidaritas ini membuat penyelenggaraan
GANEFO bertahan menghadapi tekanan dari negara-negara besar dan
organisasi olahraga internasional. Hal ini membuktikan teori dari Emile
Durkheim bagaimana solidaritas bisa menjadi sebuah fondasi yang kuat
dalam membangun kerjasama internasional dan solidaritas, walaupun di
tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat itu.
Ketersediaan
| SS25011 | SKR SPI 25011 | Perpustakaan FAH (Skripsi SPI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR SPI 25011
Penerbit
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah : Jakarta., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKR SPI
Informasi Detil
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Arya Alfatah Syah Robbani
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas










