Respon suara ‘aisyiyah tentang perubahan sosial-politik era orde baru ke era reformasi tahun 1997 – 1999
Nurul Husna Putri - Personal Name
Nurul azizah - Personal Name
Penelitian ini membahas majalah Suara ‘Aisyiyah Merespon Perubahan Era
Orde Baru ke Reformasi pada periode 1997-1999. Penelitian menggunakan
metode historis dengan studi pustaka, teori analisis wacana dari Eriyanto, serta
pendekatan ilmu komunikasi. Melalui teori analisis wacana penulis ingin
menganalisis bahwa majalah Suara ‘Aisyiyah mengkaji isu-isu ekonomi,
pemberdayaan perempuan, dan sosial-politik. Melalui pendekatan ilmu
komunikasi yang diadaptasi dari Dennis McQuail, menjelaskan bahwa media
berperan dalam sistem sosial, termasuk sebagai alat intitusi dalam membentuk
opini publik, menyampaikan ideologi, dan menjadi bagian dari proses
komunikasi masyarakat. Metode historis yang diterapkan meliputi heuristik
(pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder seperti arsip majalah, san
literatur sejarah), verifikasi (kritis sumber untuk menjamin validitas dan
realiabilitas), interpretasi (analisis data dengan kerangka teori analisis wacana
dan pendekatan komunikasi), dan historiografi (penulisan narasi sejarah yang
sistematis). Temuan studi memperlihatkan Suara ‘Aisyiyah berperan aktif
sebagai media yang merespon transisi dari orde baru ke reformasi 1997-1999,
terutama dalam isu krisis ekonomi yang menekankan pentingnya kemandirian
ekonomi perempuan. Dalam isu perempuan dan agama, media
mengartikulasikan wacana Islam berkemajuan yang menegaskan kesetaraan,
perlindungan hukum, dan ketidakadilan terhadap perempuan. Dalam isu
politik, media menampilkan sikap kritis terhadap rezim, mendukung tuntutan
reformasi, dan mengapresiasi peran masyarakat terutama mahasiswa dalam
proses demokratis.
Orde Baru ke Reformasi pada periode 1997-1999. Penelitian menggunakan
metode historis dengan studi pustaka, teori analisis wacana dari Eriyanto, serta
pendekatan ilmu komunikasi. Melalui teori analisis wacana penulis ingin
menganalisis bahwa majalah Suara ‘Aisyiyah mengkaji isu-isu ekonomi,
pemberdayaan perempuan, dan sosial-politik. Melalui pendekatan ilmu
komunikasi yang diadaptasi dari Dennis McQuail, menjelaskan bahwa media
berperan dalam sistem sosial, termasuk sebagai alat intitusi dalam membentuk
opini publik, menyampaikan ideologi, dan menjadi bagian dari proses
komunikasi masyarakat. Metode historis yang diterapkan meliputi heuristik
(pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder seperti arsip majalah, san
literatur sejarah), verifikasi (kritis sumber untuk menjamin validitas dan
realiabilitas), interpretasi (analisis data dengan kerangka teori analisis wacana
dan pendekatan komunikasi), dan historiografi (penulisan narasi sejarah yang
sistematis). Temuan studi memperlihatkan Suara ‘Aisyiyah berperan aktif
sebagai media yang merespon transisi dari orde baru ke reformasi 1997-1999,
terutama dalam isu krisis ekonomi yang menekankan pentingnya kemandirian
ekonomi perempuan. Dalam isu perempuan dan agama, media
mengartikulasikan wacana Islam berkemajuan yang menegaskan kesetaraan,
perlindungan hukum, dan ketidakadilan terhadap perempuan. Dalam isu
politik, media menampilkan sikap kritis terhadap rezim, mendukung tuntutan
reformasi, dan mengapresiasi peran masyarakat terutama mahasiswa dalam
proses demokratis.
Ketersediaan
| SS26001 | SKR SPI 26001 | Perpustakaan FAH (Skripsi SPI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR SPI 26001
Penerbit
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah : Jakarta., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKR SPI
Informasi Detil
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Nurul Husna Putri
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas










