Filsafat kebahagiaan: dari plato, via Al-Farabi dan Al-Ghazali, sampai ki Ageng Suryomentaram
Fahruddin faiz - Personal Name
Buku ini menelusuri kebahagiaan bukan sekadar sebagai emosi sesaat, melainkan sebagai tujuan akhir kehidupan manusia (summum bonum) melalui kacamata filsafat. Dengan menelaah pemikiran para filsuf klasik (seperti Aristoteles dengan eudaimonia) hingga pendekatan eksistensial dan sufistik, karya ini membedah perbedaan antara kesenangan dangkal dan kebahagiaan sejati yang bersumber dari kebajikan, kebijaksanaan, serta kedekatan dengan Tuhan. Melalui analisis mendalam, buku ini mengajak pembaca meredefinisi ulang konsep "bahagia", menawarkan panduan reflektif untuk melepaskan ketergantungan pada faktor eksternal, dan menemukan kedamaian batin (mental dan spiritual) dalam kehidupan sehari-hari.
Ketersediaan
| B25540 | 128 FAH f c.1 | Perpustakaan FAH (100) | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
128 FAH f
Penerbit
Penerbit Mizan : Bandung., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-441-332-3
Klasifikasi
128
Informasi Detil
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Fahruddin faiz
Tidak tersedia versi lain










