Visualisasi gaya hidup elit dalam iklan rokok ardath (1976-1986)
Safrina zakiya - Personal Name
Awalia Rahma - Personal Name
Penelitian ini mengkaji visualisasi gaya hidup elit dalam iklan rokok Ardath
pada periode 1976-1986. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tren
konsumsi dan iklan produk-produk mewah yang mencerminkan status sosial
dan prestise, terutama di kalangan elit selama era Orde Baru di Indonesia.
Iklan rokok Ardath secara konsisten menampilkan citra kehidupan mewah dan
elit sebagai daya tarik utama bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan
metode historis meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi
dengan pendekatan semiotika visual, berdasarkan teori Roland Barthes, untuk
memahami bagaimana iklan tersebut membangun narasi kehidupan elit dan
prestise. Temuan dari penelitian ini antara lain: Pertama, visualisasi gaya
hidup elit muncul di Indonesia pada era Orde Baru, saat konsumsi produk
mewah menjadi tren di kalangan kelas menengah atas. Gaya hidup modern
dan prestisius dipromosikan melalui iklan untuk mencerminkan kesuksesan
yang diidamkan oleh masyarakat. Kedua, visualisasi elit dalam iklan Ardath
mengangkat rokok sebagai simbol status sosial. Melalui gambaran kehidupan
mewah, rokok dikaitkan dengan kesuksesan dan prestise, sehingga
memposisikan produk ini sebagai penanda identitas sosial bagi kalangan elit.
Ketiga, Penggunaan simbol-simbol kehidupan elit, seperti kapal pesiar dan
aktivitas eksklusif, menciptakan asosiasi rokok dengan prestise dan
eksklusivitas. Iklan Ardath menjadikan rokok sebagai bagian dari gaya hidup
mewah, yang memperkuat daya tariknya di kalangan konsumen yang ingin
menampilkan kesuksesan sosial.
pada periode 1976-1986. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tren
konsumsi dan iklan produk-produk mewah yang mencerminkan status sosial
dan prestise, terutama di kalangan elit selama era Orde Baru di Indonesia.
Iklan rokok Ardath secara konsisten menampilkan citra kehidupan mewah dan
elit sebagai daya tarik utama bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan
metode historis meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi
dengan pendekatan semiotika visual, berdasarkan teori Roland Barthes, untuk
memahami bagaimana iklan tersebut membangun narasi kehidupan elit dan
prestise. Temuan dari penelitian ini antara lain: Pertama, visualisasi gaya
hidup elit muncul di Indonesia pada era Orde Baru, saat konsumsi produk
mewah menjadi tren di kalangan kelas menengah atas. Gaya hidup modern
dan prestisius dipromosikan melalui iklan untuk mencerminkan kesuksesan
yang diidamkan oleh masyarakat. Kedua, visualisasi elit dalam iklan Ardath
mengangkat rokok sebagai simbol status sosial. Melalui gambaran kehidupan
mewah, rokok dikaitkan dengan kesuksesan dan prestise, sehingga
memposisikan produk ini sebagai penanda identitas sosial bagi kalangan elit.
Ketiga, Penggunaan simbol-simbol kehidupan elit, seperti kapal pesiar dan
aktivitas eksklusif, menciptakan asosiasi rokok dengan prestise dan
eksklusivitas. Iklan Ardath menjadikan rokok sebagai bagian dari gaya hidup
mewah, yang memperkuat daya tariknya di kalangan konsumen yang ingin
menampilkan kesuksesan sosial.
Ketersediaan
| SS25005 | SKR SPI | Perpustakaan FAH (Skripsi SPI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR SPI 25005
Penerbit
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah : Jakarta., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKR SPI
Informasi Detil
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Safrina zakiya
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas










